Pupuk Indonesia Dukung Distribusi Pupuk Subsidi via Kartu Tani

  • Whatsapp
banner 468x60
Manfa'at Kartu Tani Untuk Kesejahteraan Petani - Desa Rensing Bat

JAKARTA, Guemuda.com – PT Pupuk Indonesia (Persero) siap mendukung langkah Kementerian Pertanian (Kementan) dalam meningkatkan dan memperkuat sektor pertanian Indonesia melalui penyediaan pupuk bagi petani. Salah satunya dengan meningkatkan akurasi penyaluran pupuk bersubsidi melalui Kartu Tani yang implementasinya dilaksanakan secara bertahap.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman ingin penyaluran pupuk bersubsidi via Kartu Tani dapat lebih disiplin dan akuntabel. Apalagi pihaknya telah menugaskan produsen untuk menyalurkan pupuk bersubsidi melalui Kartu Tani di tujuh provinsi, 30 kabupaten/kota, dan 208 kecamatan.

Read More

banner 300250

Selain itu, Pupuk Indonesia juga berkoordinasi dengan Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) untuk memberikan data Kios Pupuk secara lengkap sebagai database yang dibutuhkan dalam penerapan Kartu Tani.

“Kami juga menargetkan agar semua jaringan Kios kami bisa menjadi Kios Pupuk Lengkap, di mana saat ini progresnya telah mencapai 83 persen,” ujar Bakir dalam keterangan tertulis, Sabtu, 29 Agustus 2020.

Di sisi lain Pupuk Indonesia Grup juga terus berupaya meningkatkan efisiensi guna menurunkan Harga Pokok Penjualan (HPP) pupuk, sehingga dapat turut meringankan beban subsidi pemerintah. Hal ini dilakukan dengan berkoordinasi bersama Kementerian ESDM untuk menurunkan harga gas.

Baca juga : Pupuk Indonesia Grup Borong Prestasi dalam Ajang TKMPN

“Alhamdulilah saat ini harga gas untuk industri pupuk sudah turun. Upaya lain yakni dengan melakukan pengadaan bersama untuk bahan baku dan jasa angkutan, serta menerapkan kebijakan reposisi gudang. Upaya efisiensi ini alhamdulillah juga dapat menurunkan beban subsidi pemerintah,” paparnya.

Direktorat Jenderal Pertanian dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan berkomitmen untuk menguatkan sektor pertanian melalui penyaluran Kartu Tani yang akan berfungsi untuk menebus pupuk bersubsidi secara tertutup.

Dirjen PSP Sarwo Edhi menegaskan, penebusan pupuk bersubsidi secara tertutup melalui Kartu Tani merupakan tindak lanjut dari surat edaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Maka dari itu, ia berharap pelaksanaan Kartu Tani bisa dijalankan secara bertahap.

“Kartu Tani ini perlu dipercepat. Kami optimistis program Kartu Tani untuk penebusan secara tertutup pupuk bersubsidi akan berjalan baik. Dalam berbagai kesempatan, Bapak Presiden juga menekankan mengenai program Kartu Tani ini,” ucapnya.

Sarwo Edhy menegaskan akan sesegera mungkin mensosialisasikan informasi mengenai Kartu Tani untuk penebusan pupuk bersubsidi secara tertutup di masing-masing wilayah.

Ia pun tak menampik dibutuhkan kerja keras dan kerja sama dengan banyak pihak untuk merealisasikan program Kartu Tani ini. Kendati begitu, Sarwo Edhy mengaku optimistis program Kartu Tani dapat berjalan mulus.

Baca juga : BUMN Infrastruktur Ini Kucurkan Pinjaman Rp4,5 Triliun ke Anak Usahanya

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *