3 Macam Start Lari Atletik

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email

GUEMUDA.COM, Jakarta – Dalam olahraga lari atletik ada yang namanya awalan jadi ga langsung lari begitu aja. Nah untuk hal itu saja, ada beberapa teknik awalan yang dapat digunakan para pelari.

Berikut beberapa jenis start yang dilakukan oleh para pelari:

Start Berdiri

Start berdiri biasanya dilakukan untuk kategori jarak menengah dan jarak jauh, peserta lari memiliki tekniknya sendiri ketika berdiri, namun ketika akan memulai biasanya mereka akan fokus dengan aba – aba yang diberikan sehingga ketika mendengar kata “bersedia”, “siap” para peserta akan memulai lari ketika mendengar kata “mulai”.

Start Melayang

Start melayang (flying start) dilakukan dalam kegiatan olahraga lari estafet, dengan posisi badan berdiri seperti akan berlari. Hal ini berkaitan dengan kegiatannya estafet yang membutuhkan kesiapan dan kesigapan tim dimulai dengan startnya sambil memperhatikan pelari berikutnya.

Start Jongkok

Nah mungkin kalian sering melihat beberapa pelari yang startnya dimulai dengan jongkok. Itu biasanya dipakai di lari jarak pendek. Kenapa harus jongkok? Karena pelari harus berlari dengan sangat cepat sehingga membutuhkan hentakan/dorongan ke depan yang bisa membantu menambah kecepatan dari mulai lari sampai finish.

Begitulah beberapa start yang dilakukan oleh para pelari, namun bagi kamu yang suka dengan lari guna menjaga tubuh agar tetap fit cukup dengan melakukan pemanasan dan dimulai dengan berdiri sambil lari dengan kecepatan lamban sambil menambah kecepatan sesuai kesanggupan badan.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

RELATED

EDITOR'S PICK

Home
Categories
Event
About Us
Join Us

What would
you read?

Popular Post

Terima kasih telah mendaftar!

share with the world

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin