6 Peneliti Indonesia Ini Sama Kerennya Seperti Pak Habibie

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email

GUEMUDA.COM, Jakarta – Kebetulan negara kita lagi cukup rame ngebahas tentang ilmuwan dan riset, GueMuda ingin berbagi info tentang profesi tersebut.

Kalau masyarakat awam tentang ilmuwan Indonesia mana yang mereka kenal, besar kemungkinan jawabannya lari ke Bacharuddin Jusuf Habibie alias Pak Habibie, Presiden Indonesia pada tahun 1998-1999. Karier Pak Habibie sebagai ilmuwan emang ga kaleng-kaleng, Genks. Karya beliau yang paling keren adalah penemuan Track Progression Theory atau sering disebut Habibie Theory atau Habibie Factor. Singkatnya teori itu rumus untuk mendeteksi titik awal keretakan di tubuh pesawat.

Nah, Indonesia ini sebenernya punya banyak ilmuwan yang sama kerennya dengan Pak Habibie, cuma namanya ga terlalu kedengeran. GueMuda ngerangkum beberapa di antaranya nih. Semoga para ilmuwan ini bisa menginspirasi kamu yang punya cita-cita ke sana.

Tjio Joe Hin

Kalo di antara kamu ada yang tau jumlah kromosom manusia ada 23 pasang, beliau inilah penemunya. Jadi tampilan struktur DNA yang sering kamu liat di film-film besar kemungkinan terinspirasi dari temuan Dr. Tjio. Dulu beliau memulai karier sekolahnya di Sekolah Ilmu Pertanian yang sekarang kamu kenal sebagai Insitut Pertanian Bogor (IPB). Penemuan beliau tentang kromosom diakui dan komunitas internasional.

Khoirul Anwar

Penemuan ilmuwan satu ini dikenal dan dipakai banyak orang, sadar atau enggak. Khoirul adalah penemu teknologi 4G LTE. Khoirul yang lulusan ITB dan Nara Institute of Science and Technology (NAIST) Jepang ini tercatat sebagai pemilik paten teknologi broadband yang jadi standar internasional. Jadi internet ngebut yang kamu pake untuk buka TikTok dan Netflix di hape sekarang itu berkat Pak Khoirul ini.

Tjokorda Raka Sukawati

Pak Tjokorda adalah insinyur penemu Landasan Putar Bebas Hambatan (LPBH) konstruksi Sosrobahu. Pada intinya, konstruksi Sosrabahu ini ngebantu pembangunan jalan layang agar ga ganggu lalu lintas sewaktu masa pembangunan.

Adi Utarini

Beliau ini peneliti lulusan Universitas Gadjah Mada dan University of College London. Adi Utarini dikenal luas karena sukses membuktikan metode pemberantasan demam berdarah dengue (DBD) yang efektif dengan teknik Wolbachia. Puncaknya, berkat temuan tadi nama Adi Utarini masuk sebagai 100 Orang Paling Berpengaruh dari majalah Time

Mezak Arnold Ratag

Ini salah satu astronom terkeren di Indonesia. Pak Mezak ini adalah penemu lebih dari 100 nebula planeter. Beliau juga aktif banget nerbitin karya ilmiah nasional maupun internasional. Sebagai penghargaan oleh komunitas ilmuwan internasional, nama Mezak Arnold Ratag diabadikan sebagai salah satu klaster nebula planeter.

Randall Hartolaksono

Dari kulit singkong jadi bahan anti-api yang diakui dunia. Randall memakai saripati kulit singkong buat memutus reaksi kimia berantai dalam proses kebakaran. Teori itu dia sebut “free radical” pada 1982 dan baru diakui lima tahun berikutnya sebagai “teori pemutusan rantai kimia”. Temuan Randall tadi akhirnya berkembang jadi produk anti-api yang mendunia karena sudah dipakai oleh lembaga dan perusahaan internasional.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

RELATED

EDITOR'S PICK

Home
Categories
Trending
Event
Contact Us

What would
you read?

Popular Post

Terima kasih telah mendaftar!

share with the world

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin