6 Tradisi Unik Perayaan Natal di Berbagai Daerah

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email

GUEMUDA.COM, Jakarta – Di berbagai daerah di dunia, perayaan Natal identik dengan lonceng dan pohon natalnya yang gemerlap dan indah. Sangat beragamnya suku dan bangsa di Indonesia turut mempengaruhi kebiasaan dan adat istiadat dalam perayaan Natal.

Hebatnya, beberapa perayaan Natal di Indonesia justru dibuat penduduk beragama lain untuk menghormati dan merayakan hari besar umat Kristiani di sekitarnya.

Berikut beberapa daerah yang memiliki tradisi unik saat merayakan natal.

Kunci Taon Tradisi Natal Manado

Manado memiliki tradisi natal bernama Kunci Taon, yaitu melakukan parade keliling kota dengan kostum sinterklas. Tak hanya itu, anak-anak muda akan berperan sebagai sinterklas dan keliling rumah untuk memberikan hadiah kepada anak-anak. Sebagian warga Manado juga memiliki kebiasaan untuk melakukan pawai keliling, serta mengunjungi makam kerabat dan membersihkannya. Inilah yang membuat tradisi Natal di Manado berbeda dari daerah lainnya.

Barapen Tradisi Natal di Papua

Barapen adalah melakukan acara membakar batu, yang nantinya akan digunakan untuk memasak daging sebagai hidangan makan bersama. Dalam acara tersebut mereka akan membuat lubang untuk meletakkan batu panas yang menyala. Kemudian, dalam lubang tersebut akan dimasukkan daun pisang untuk memasak daging babi yang sudah disiapkan.

Ngejot Tradisi Natal di Bali

Meski Bali mayoritas penduduknya beragama Hindu, tetapi perayaan Natal di sana berlangsung cukup meriah dan unik. Salah satu tradisi Natal di Bali yang paling terkenal adalah Ngejot.

Ngejot sendiri yaitu mengantarkan makanan kepada keluarga dan tetangga dalam bentuk bingkisan. Biasanya bingkisan itu berisi makanan khas Bali, seperti lawar urap, sate babi, dan makanan khas Bali lainnya. Masyarakat Bali ketika merayakan natal akan mengenakan pakaian adat dan menghiasi jalanan dengan penjor (daun mirip bambu), yang melambangkan naga Anantaboga. Tradisi ini tidak hanya bertujuan untuk mempererat tali perasaudaraan, tetapi juga menjadi simbol kerukunan umat beragama di Bali.

Marbinda Tradisi Natal di Sumatera Utara

Marbinda adalah mengajak masyarakat mengumpulkan uang untuk membeli hewan kurban. Jenis hewan kurban yang dipersembahkan sangat beragam, mulai dari babi, lembu, atau kerbau yang dagingnya akan dibagikan kepada seluruh warga yang telah berdonasi. Tradisi Marbinda ini dilakukan sebagai lambang kebersamaan dan gotong royong.

Meriam Bambu Tradisi Natal di Flores

Jika Anda berkunjung ke Flores pada bulan Desember, bersiaplah untuk mendengar suara dentuman meriam bambu yang diadakan saat malam Natal hingga Tahun Baru. Tradisi unik lainnya di Kota Flores adalah lomba membuat “Kandang Natal” di gereja, yang menjadi tradisi untuk memperingati kelahiran Yesus Kristus di dalam tempat yang penuh dengan kesederhanaan.

Van Vare Tradisi Natal di Larantuka

Ketika natal tiba, warga Larantuka akan melakukan pertunjukan berbagai musik orkestra dan paduan suara yang menyanyikan lagu natal dengan merdu. Dalam kegiatan ini, setiap lagu yang dimainkan memiliki tujuan mulia, yaitu mengingatkan untuk selalu hidup dalam jalan yang benar.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

RELATED

EDITOR'S PICK

Home
Categories
Trending
Event
Contact Us

What would
you read?

Popular Post

Terima kasih telah mendaftar!

share with the world

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin