Asal Usul Skema Ponzi yang Legendaris

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email

GUEMUDA.COM, Jakarta – Ga banyak bentuk kejahatan yang dinamai mengikuti nama pelakunya. Namun di antara itu semua, nama Ponzi tetap yang paling “harum” sebagai ahlinya investasi bodong.

Charles Ponzi lahir di Italia pada 3 Maret 1882. Seperti imigran Eropa di jaman itu, Ponzi mencari peruntungan di Amerika Serikat. Ponzi mengambil jalan perdagangan di Boston untuk mencari nafkah. Suatu waktu dia melakukan bisnis jual-beli kupon jawaban pos internasional.

Bisnis ini awalnya menawarkan keuntungan sungguhan buat Ponzi. Dia melihat potensi keuntungan bisnis itu dari fluktuasi nilai mata uang dengan membeli kupon di luar dengan harga diskon lalu menjualnya di Amerika dengan harga yang lebih tinggi. Untung besar dari praktik itu, Ponzi berniat memperbesar bisnisnya dengan suntikan modal dari investor.

Awalnya investasi untuk bisnis Ponzi ini berbuah manis. Ponzi menjanjikan keuntungan 50% dalam 45 hari dan 100% dalam 90 hari. Semua berjalan mulus. Profit mengalir ke investor, reputasi bisnis Ponzi pun menjalar kemana-mana.

Seiring waktu berjalan, bulan madu itu sirna. Sebuah laporan investigasi dari koran Boston Post menguak Ponzi sebenarnya membayar para investornya dengan uang investor lainnya yang baru masuk dan membungkusnya seolah-olah itu profit. Berkat laporan itu terkuaklah modus operandi Ponzi dan akhirnya dia ditangkap pada 12 Agustus 1920. Total kerugian yang investornya derita sampai 20 juta dolar AS atau setara sekitar 283 juta dolar AS saat ini.

Sejak saat itu Ponzi yang punya beberapa nama alias seperti Charles Ponci, Carlo, dan Charles P. Bianchi ini berada di penjara sampai tahun 1934. Pemerintah AS pun memutuskan mendeportasi Ponzi balik ke Italia. Selang 15 tahun kemudian, Ponzi meninggal di usia 66 tahun di Rio de Janeiro, Brazil.

Dari catatan majalah Time, investasi tipu-tipu yang kemudian dikenal sebagai Skema Ponzi ini sebenarnya bukan yang pertama kali. Adalah Sarah Howe yang punya aksi serupa pada 1879 di Boston. Bedanya dia punya modus yang mengatasnamakan investasi untuk kaum perempuan dengan janji keuntungan 100% dalam 9 bulan.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

RELATED

EDITOR'S PICK

Home
Categories
Event
About Us
Join Us

What would
you read?

Popular Post

Terima kasih telah mendaftar!

share with the world

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin