Beberapa Catatan Dalam Menetapkan Biaya Promosi Produk

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email

GUEMUDA.COM, Jakarta – Menjual suatu produk tidak akan mudah tanpa melakukan promosi. Apalagi jika ingin produk yang kita jual itu menjangkau pasar yang lebih luas.

Oleh karena itu, pelaku usaha kerap menyisihkan sebagian dari hasil penjualannya untuk biaya promosi. Biaya Promosi adalah biaya penjualan yang dikeluarkan dalam rangka memperkenalkan dan/atau menganjurkan pemakaian produk baik langsung maupun tidak langsung untuk meningkatkan penjualan.

Saat ini, memang sudah semakin banyak media yang bisa kita gunakan sebagai alat promosi. Namun sebagian besar yang efektif justru memerlukan biaya.

Tapi berapa idealnya biaya untuk promosi untuk usaha pemula?

Ternyata, tidak ada rumus yang pasti dalam menetapkan biaya promosi. Namun beberapa pakar bisnis menyarankan untuk menyisihkan 5% dari pendapatan kita sebagai biaya promosi.

Meski begitu, rumus tersebut pun tidak bisa berlaku rata pada semua jenis usaha.

Pada jenis usaha barang konsumen, bahkan ada yang menyarankan untuk menyisihkan 22% dari pendatan. Ada juga jenis usaha lain yang hanya menyisihkan 2% dari pendapatan.

Biaya promosi memang wajar dikeluarkan demi bisa melejitkan bisnis. Namun, hal ini tidak mutlak berlaku untuk setiap usaha.

Bahkan, kita bisa saja tidak memberlakukan persentase ini, jika memang tidak diperlukan.

Tapi jika akhirnya memutuskan untuk memilih salah satu rumus biaya promosi itu, maka memilih media promosi jadi hal utama.

Misalnya kita menetapkan 5% dari pendapatan untuk biaya promosi dalam setahun. Dari 5% itu, kita harus memecahnya lagi untuk bisa menggunakan berbagai media promosi.

Mulai dari media sosial melalui influencer, dalam bentuk sponsorship acara atau kegiatan tertentu, atau langsung beriklan di media massa atau pun jejarin sosial lainnya.

Kita juga perlu memperhatikan sejauh mana jangkauan yang ingin kita capai dari promosi tersebut. Semakin luas jangkauan, tentu saja akan semakin besar biaya yang dibutuhkan.

Catatan di sini, selalu evaluasi biaya promosi di media yang akhirnya kurang efektif memperkenalkan produk kita. Dengan begitu, kita bisa menekan beban pendapatan dari biaya promosi untuk meningkatkan keuntungan.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

RELATED

EDITOR'S PICK

Home
Categories
Trending
Event
Contact Us

What would
you read?

Popular Post

Terima kasih telah mendaftar!

share with the world

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin