Beberapa Langkah Memulai Bisnis Ekspor Bagi Pelaku Usaha Pemula

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email

GUEMUDA.COM, Jakarta – Peluang bisnis ekspor masih cukup menjanjikan. Tidak hanya untuk usaha besar, usaha kecil juga bisa ikut terlibat.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, sudah ada sekitar 13.177 usaha kecil dan menengah (UKM) yang  berorientasi ekspor. Jumlah tersebut masih tergolong kecil jika dibandingkan jumlah UMKM yang mencapai 64,2 juta.

Oleh karena itu, pemerintah juga terus mendorong banyak pelaku usaha kecil untuk menjadi eksportir. Salah satunya melalui program Kolaborasi Akselerasi Mencetak 500.000 Eksportir Baru di 2030.

Nah, bagi kamu yang baru memulai usaha baru dan ingin menjajal bisnis ekspor. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Salah satunya adalah memilih jenis produk. Menurut Kemendag, beberapa produk yang paling banyak diekspor UKM antara lain kayu dan barang dari kayu; ikan dan udang; perabotan dan alat penerangan; kopi, teh, dan rempah-rempah; mesin dan peralatan mekanis; plastik dan barang dari plastik; lemak dan minyak nabati; pakaian dan aksesorinya; buah-buahan; dan mesin elektrik.

Dari beberapa produk itu, kita bisa mulai memilih mana produk yang sesuai dengan kemampuan kita. Usahakan selalu memilih produk yang benar-benar kita pahami cara memproduksinya.

Setelah menetapkan jenis produk, mulai lah menyiapkan beberapa dokumen legalitas. Mengutip ukmindonesia.id, dokumen-dokumen tersebut terdiri dari Surat Izin Perdagangan (SIP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan Nomor Identitas Kepabeanan (NIK).

Selain itu, kita juga harus menyiapkan dokumen ekspor. Beberapa yang utama adalah invoice, packing list, dan bill of lading.

Jika semua berjalan lancar, kita juga membutuhkan promosi. Dalam hal ini, manfaatkan media sosial untuk memasarkan produk yang akan kita ekspor.

Seperti memasarkan produk pada umumnya, media sosial juga jadi tempat untuk mencari pembeli dari luar negeri. Di sini, kita harus cukup rajin membuka jaringan sehingga keran ekspor bisa terbuka.

Menetapkan negara tujuan ekspor juga penting. Dari sini kita bisa mengetahui seberapa besar permintaan produk yang sudah kita pilih untuk ekspor.

Jika masih kebingungan juga, optimalkan komunitas bisnis ekspor atau ikuti sekolah-sekolah ekspor. Semoga dengan beberapa persiapan di atas, kamu bisa sukses menjadi eksportir dan berkontribusi buat negara.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

RELATED

EDITOR'S PICK

Home
Categories
Trending
Event
Contact Us

What would
you read?

Popular Post

Terima kasih telah mendaftar!

share with the world

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin