Definisi Bonus Demografi dan Kenapa Dia Penting

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email
Keluarga bahagia.

GUEMUDA.COM, Jakarta – Ada yang pernah dengar apa itu bonus demografi? Jangan kira bonus ini terkait uang ya, Genks. Bonus demografi adalah istilah untuk potensi pertumbuhan ekonomi yang timbul muncul dari perubahan struktur usia penduduk suatu negara.

Kamu pernah denger kan ucapan orang tua jaman dulu “banyak anak, banyak rejeki”. Itu menggambarkan banget gimana kondisi keluarga inti di jaman dulu yang rata-rata punya banyak anak dengan harapan semua anak-anaknya bisa mengangkat kualitas hidup keluarga di masa depan. Cara pandang seperti ini umum banget ketika masyarakat masih hidup dari ekonomi agraris di kawasan rural dengan struktur populasi berbentuk piramida.

Negara-negara maju umumnya udah melewati fase itu ketika ekonominya udah jadi negara industri. Ketika di fase lanjut ini, tingkat kelahiran dan kematian bayi menurun, kemudian usia angkatan kerja menggemuk, sehingga kesempatan untuk memupuk kekayaan demi kesejahteraan keluarga makin besar. Inilah yang disebut bonus demografi.

Istilah bonus demografi pertama kali muncul dari David Bloom, seorang peneliti dari Universitas Harvard. David Bloom mendalami gimana pengaruh populasi usia kerja di Asia Timur terhadap pertumbuhan ekonomi mereka di periode 1965 – 1990. United Nations Population Fund (UNFPA) punya definisi bonus demografi adalah potensi pertumbuhan ekonomi yang terjadi dari pergeseran struktur usia populasi yakni penduduk usia kerja lebih besar dari penduduk usia tidak kerja.

Dengan kata lain, negara mana pun yang lagi mengalami bonus demografi berpeluang besar melompat dari negara berkembang menjadi negara maju. Ini ga cuma soal pertumbuhan ekonomi aja ya, tapi juga aspek-aspek lain. Nah berdasarkan kajian Population Reference Bureau (PRB) aspek-aspek itu terbagi ke 4 hal yakni kesehatan, pendidikan, pemerintahan & stabilitas, dan tentu aja ekonomi. Kita bakal ngebahas keempat ini lebih lanjut di artikel berikutnya ya, Genks.

Kebetulan Indonesia adalah negara yang sedang menikmati bonus demografi nih. Ini bisa diliat dari hasil Sensus Penduduk Badan Pusat Statistik (BPS) 2020 yang memperoleh jumlah penduduk usia kerja (15-64) di Indonesia udah 70,72% atau 191 juta dari total penduduk. Bappenas memperkirakan periode bonus demografi ini berlangsung sampai 2030 dengan usia produktif di kisaran 64%.

Dengan begitu, Indonesia punya peluang besar banget Genks agar bisa lompat dari status negara berkembang jadi negara maju. Kita juga perlu memanfaatkan ini sebaik mungkin karena ini fenomena yang langka banget dan kalau salah treatment akibatnya justru bisa ngerepotin banget, Genks.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

RELATED

EDITOR'S PICK

Home
Categories
Event
About Us
Join Us

What would
you read?

Popular Post

Terima kasih telah mendaftar!

share with the world

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin