Investasi Surat Berharga Negara Modal Rp1 Juta

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email

GUEMUDA.COM, Jakarta – Beragam instrumen investasi sudah banyak beredar di masyarakat. Tentu saja instrumen-instrumen ini merupakan instrumen investasi yang legal, aman, dan menguntungkan.

Salah satunya adalah Savings Bond Ritel (SBR). SBR menjadi salah satu alternatif investasi yang bisa dipilih masyarakat karena dianggap paling aman dan menguntungkan karena menawarkan return yang cukup baik.

SBR yang sering juga disebut sebagai surat berharga negara ritel, merupakan produk investasi yang diterbitkan negara untuk individu masyarakatnya. Produk ini dapat menjadi alternatif investasi yang aman, terjangkau, serta menguntungkan bagi masyarakat Indonesia.

Pada 2021, pemerintah baru saja merilis SBR seri 010 yang merupakan SBR ke 10 dalam beberapa tahun terakhir. Hadirnya SBR ini bersamaan dengan kondisi pandemi yang belum berakhir dan memaksa kita untuk beradaptasi dan berubah untuk bertahan.

Kedua hal tersebut merupakan pelajaran berharga bagi sebagai bekal untuk mewujudkan tujuan di masa yang akan datang, termasuk tujuan keuangan.

SBR010 hadir sebagai alternatif investasi untuk mencapai tujuan keuanganmu dengan cara yang aman, menguntungkan, sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bersama-sama berpartisipasi dalam pembiayaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), termasuk untuk membantu pemulihan ekonomi negeri karena dampak pandemi Covid-19.

Pemerintah mengajak masyarakat untuk berinvestasi di SBR010, instrumen investasi yang menjadi pilihan berharga untuk tumbuh bersama.

Ada beberapa karakteristik SBR yang perlu masyarakat tahu. Di antaranya, khusus untuk individu yang merupakan warga negara Indonesia, pemesanan minimal mulai dari Rp1 juta saja, jangka waktu pengembalian (jatuh tempo) selama 2 tahun, menawarkan kupon mengambang dengan kupon minimal, serta adanya fasilitas pencairan early redemption.

Dengan beberapa karakteristik itu, masyarakat bisa  dengan mudah memiliki SBR. Apalagi, pemerintah sudah banyak menggandeng platform investasi daring, sehingga pemesanannya pun bisa dilakukan secara daring.

Selain itu, dari kupon yang ditawarkan, sebagian besar SBR memiliki kupon di atas rata-rata bunga deposito perbankan. Bahkan, pemerintah sendiri menetapkan batas minimal kupon, sehingga tidak akan turun di bawah rata-rata bunga deposito perbankan dengan mengacu pada BI 7 Days Reverse Repo Rate (BI 7DRRR) atau bunga acuan Bank Indonesia.

Misalnya saja pada SBR010, dengan kupon mengambang 5,1% menjadi minimal yang bisa kita dapat hingga jatuh tempo. Namun angka itu tidak akan turun jika BI 7DRRR turun, justru jika BI 7DRRR naik, maka kupon tersebut akan ikut naik.

SBR010 adalah instrumen yang tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, tetapi memiliki fasilitas Early Redemption.

Ada juga fasilitas early redemption yang merupakan fasilitas yang memungkinkan investor menerima sebagian pelunasan pokok SBR010 oleh Pemerintah sebelum jatuh tempo. Fasilitas ini hanya dapat dimanfaatkan oleh investor dengan minimal kepemilikan Rp2 juta di setiap Mitra Distribusi dan jumlah maksimal yang dapat diajukan untuk Early Redemption adalah 50% dari total kepemilikan investor.

Menarik, bukan? Jadi tunggu apalagi, selalu pantau rencana pemerintah dalam menerbitkan SBR. Siapa tahu kita kebagian jatah pemesanan.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

RELATED

EDITOR'S PICK

Home
Categories
Event
About Us
Join Us

What would
you read?

Popular Post

Terima kasih telah mendaftar!

share with the world

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin