Kiat Menjaga Modal Usaha Agar Tidak Defisit

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email

GUEMUDA.COM, Jakarta – Persoalan kesulitan mencari modal untuk usaha yang bisa diatasi dengan berbagai cara, ternyata masih perlu strategi untuk mempertahankannya. Dengan modal yang kuat, usaha kita bisa berjalan dengan baik.

Mempertahankan modal usaha agar tetap terjaga seperti mengelola keuangan rumah tangga. Dalam hal ini, pos pendapatan dan pengeluaran jadi dua poin utama yang perlu diperhatikan.

Pendapatan di sini, tentu saja merupakan hasil dari penjualan. Sementara pengeluaran cukup banyak jenisnya, mulai dari biaya produksi, gaji karyawan, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, dua pos keuangan tadi pun akan berpengaruh terhadap modal usaha. Nah, ada beberapa cara yang perlu kita tahu agar modal usaha agar tidak sampai defisit.

Laporan keuangan

Walaupun usaha kita masih terbilang kecil, tapi jangan meremehkan laporan keuangan. Dengan adanya laporan keuangan, alur usaha kita bisa dikelola secara efektif dan efisien.

Rasio keuangan

Pada umumnya, rasio keuangan punya rumus 30-30-30. Di sini berarti 30% modal untuk operasional, 30% untuk gaji karyawan, dan 30% untuk mengembangkan usaha. Sementara sisanya 10% bisa jadi keuntungan pemilik usaha.

Perbesar profit

Jika kita memiliki usah kecil, belajarlah dari yang besar. Sebagian perusahaan besar bisa menjaga modalnya karena keuntungan yang besar.

Dana cadangan

Saat pertama kali membuka usaha dengan modal yang ada, jangan sampai semua modal tersebut benar-benar terpakai. Usahakan ada sebagiannya yang menjadi dana cadangan untuk mempersiapkan skenario terburuk jika modal kita berkurang.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

RELATED

EDITOR'S PICK

Home
Categories
Event
About Us
Join Us

What would
you read?

Popular Post

Terima kasih telah mendaftar!

share with the world

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin