Mau Pergi ke Luar Negeri? Cek Peraturan Karantina Terbaru

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email
Ilustrasi karantina COVID-19.

GUEMUDA.COM, Jakarta – Varian Omicron menyebabkan jumlah kasus COVID-19 di Indonesia dan seluruh dunia melonjak lagi. Di Indonesia sendiri kenaikan kasus beberapa waktu terakhir pesat banget. Bahkan 16 Februari kemarin tercatat 64 ribu lebih kasus alias tertinggi sejak pandemi ini berlangsung di Indonesia.

Kenaikan jumlah kasus tentu ngaruh ke pariwista dan laju keluar-masuk Indonesia. Pemerintah pun terus membuat peraturan sesuai dengan keadaan terbaru. Salah satunya ya masa karantina buat pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

Karantina PPLN penting banget untuk mencegah potensi penularan dari penduduk yang baru tiba di Indonesia. Meskipun kamu udah tes PCR dan hasilnya negatif, ga ada yang tau bahwa di tubuh dan barang-barang kamu ada virus yang nempel alias jadi carrier. Makanya karantina penting buat memastikan sekalipun kamu carrier, virus-virus itu udah mati ketika kamu nanti keluar dari masa karantina.

Peraturan karantina baru

Peraturan karantina itu berubah terus mengikuti perkembangan kasus COVID-19. Nah belum lama ini pemerintah mengumumkan masa karantina kedatangan PPLN bisa cuma 3×24 jam. Surat Edaran Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Nomor 7 Tahun 2022 menjadi dasar ketentuan baru itu.

Karantina 3 hari itu ada syaratnya, Genks. Syaratnya adalah kamu harus udah menerima vaksinasi ketiga atau booster. Jika udah, kamu baru boleh menjalani karantina cuma 3 hari sebagai PPLN.

Sebelumnya peraturan baru tadi, masa karantina bagi PPLN adalah 7×24 jam dan 5×24 jam. Seminggu penuh untuk mereka yang baru sekali vaksinasi, sedangkan 5 hari buat yang udah dua kali vaksinasi.

Pemerintah mengatur karantina secara terpusat mulai dari pekerja migran, pelajar/mahasiswa yang selesai studi, perjalanan dinas luar negeri, serta perwakilan Indonesia dalam lomba atau festival level internasional. Pemerintah juga menanggung semua biaya untuk karantina tersebut kecuali untuk WNI yang ga masuk dalam kategori di atas.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

RELATED

EDITOR'S PICK

Home
Categories
Event
About Us
Join Us

What would
you read?

Popular Post

Terima kasih telah mendaftar!

share with the world

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin