Mengenal Restrukturisasi Kredit, Syarat, dan Caranya

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email

GUEMUDA, Jakarta – Sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia, pemerintah banyak mengeluarkan berbagai kebijakan untuk meringankan beban masyarakat. Salah satunya kebijakan restrukturisasi kredit melalui peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap masyarakat terdampak pandemi dan memiliki utang di lembaga keuangan bisa mendapatkan keringanan.

Itu pula yang menjadi arti dari kata restrukturisasi kredit. Yakni keringanan pembayaran/cicilan di bank atau pun lembaga pembiayaan.

Setidaknya ada enam keringanan yang bisa didapatkan debitur (peminjam) di bank atau lembaga pembiayaan. Di antaranya penurunan suku bunga, perpanjangan jangka waktu, pengurangan tunggakan pokok, pengurangan tunggakan bunga, penambahan fasilitas kredit/pembiayaan, dan konversi kredit/pembiayaan menjadi penyertaan modal sementara.

Dari enam jenis keringanan itu, masyarakat/individu cenderung akan mendapat keringanan penurunan suku bunga dan perpanjangan jangka waktu. Sementara untuk penambahan kredit dan konversi kredit jadi penyertaan modal, biasanya berlaku bagi nasabah korporasi.

Sejak pandemi, proses restrukturisasi ini pun semakin dimudahkan. Bahkan,  nasabah tidak perlu datang ke kantor bank atau lembaga pembiayaan. Pada intinya semua dilakukan secara daring.

Meski begitu, tidak semua debitur bisa mendapatkan keringanan atau restrukturisasi. OJK sendiri mensyaratkan nilai kredit atau pembiayaan yang bisa direstrukturisasi harus bernilai di bawah Rp10 miliar. Khususnya bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pekerja harian, nelayan, ojek daring, maupun usaha kecil lainnya.

Satu hal juga perlu diingat, restrukturisasi tidak menghilangkan kewajiban debitur dalam membayar utangnya. Karena restrukturisasi merupakan keringanan dalam pembayaran yang disepakati antara pemberi pinjaman dan peminjam.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

RELATED

EDITOR'S PICK

Home
Categories
Trending
Event
Contact Us

What would
you read?

Popular Post

Terima kasih telah mendaftar!

share with the world

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin