Panduan Lengkap Cara Membeli Saham untuk Pemula

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email

GUEMUDA.COM, Jakarta – Ga ada yang menyangka selama pandemi kegiatan jual-beli saham ternyata makin moncer, khususnya di kalangan anak muda. Saham kayaknya udah jadi salah satu pilihan utama generasi muda yang mau berinvestasi. Makanya penting banget ada panduan lengkap buat anak muda yang ingin beli saham.

Kenaikan jumlah investor di Bursa Efek Indonesia (BEI) ga main-main loh selama pandemi ini. Data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah investor pasar modal pada 2019 masih di angka 2,5 juta aja. Pandemi melanda, jumlah investor bertambah pesat jadi 3,9 juta sampai akhir 2020. Kenaikan lebih fenomenal terjadi ketika jumlah investor pasar modal tembus 7,5 juta orang pada 2021.

Berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) investor ritel yang usianya di bawah 30 tahun jadi wajah dominan di pasar modal dengan porsi 60,02% dari total investor.

Jelas investasi di pasar modal perlu punya pengetahuan dasar. Kamu ga bisa langsung nyemplung dengan harapan dapat untung besar aja. Berikut panduan lengkap yang bisa kamu pakai untuk membeli saham.

1. Pilih pialang saham

Memilih pialang saham atau broker atau sekuritas adalah langkah pertama yang harus kamu lakukan saat mau beli saham. Mereka akan jadi perantara kamu dalam bertransaksi saham dan keperluan lain kayak membuka rekening saham. Saat memilih pialang saham, pastikan kamu pilih yang udah terdaftar di BEI ya.

2. Bikin rekening dana nasabah

Sama kayak kamu ingin buka tabungan di bank, beli saham juga butuh rekening. Investor pasar modal wajib punya rekening dana nasabah (RDN) ini untuk bisa bertransaksi di bursa saham. Kamu bisa bikin RDN di platform sekuritas. Proses ini butuh identitas kamu macam KTP, NPWP, dan fotokopi buku tabungan. Buat kamu yang belum punya NPWP, bisa melampirkan punya orangtua. Kalau udah selesai, kamu bisa nyetor deposito awal deh.

3. Waktunya beli saham

Fase ini kamu udah bebas pilah-pilih saham menggunakan platform milik sekuritas. Sebagai pengingat, beli saham ga boleh sembarangan apalagi kamu yang masih pemula. Sekecil-kecilnya modal yang kamu setor, prinsip kehati-hatian harus selalu nomor satu. Maka dari itu kamu bisa pilih saham dari yang risikonya paling kecil yang fundamentalnya baik dan punya reputasi bagus seperti saham blue chip.

4. Rutin memantau

Sudah beli saham, berarti tugas kamu monitor perkembangan nilainya. Ga usah tiap jam juga ngecek portofolio kamu. Mengikuti berita dan kabar di medsos udah cukup agar kamu ga ketinggalan informasi terbaru situasi pasar. Satu hal yang pasti, sebagai pemula sebaiknya ga usah bikin keputusan yang berisiko dulu. Yang penting ingat apa tujuan kamu berinvestasi.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

RELATED

EDITOR'S PICK

Home
Categories
Event
About Us
Join Us

What would
you read?

Popular Post

Terima kasih telah mendaftar!

share with the world

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin