Pembalap Indonesia yang Pernah Tampil di MotoGP

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email
Sirkuit Mandalika, Lombok., NTT

GUEMUDA.COM, Jakarta – Beberapa hari ini timeline medsos kita rame banget sama pembalap MotoGP yang lagi latihan pra-musim di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pembalap kayak Marc Marquez dan Aleix Espargaro sukses bikin riuh penggemar MotoGP di Indonesia.

Bicara soal MotoGP di Tanah Air, sebetulnya ini bukan pertama kali Indonesia jadi tuan rumah. Tahun 1996 dan 1997, Sirkuit Sentul udah pernah nyicipin jadi penyelenggara balap motor paling terkenal ini. Saat itu Mike Doohan masih jadi pembalap paling beken.

Kalau sebagai penyelenggara Indonesia udah dua kali ngalamin, terus gimana dengan pembalapnya? Ada ga pembalap lokal yang pernah nembus MotoGP. Jawabannya ada, tapi belum ada yang sampai di kelas MotoGP. Nih GueMuda rangkumin pembalap-pembalap yang udah pernah ngerasain kerasnya ajang MotoGP.

Doni Tata

Bisa dibilang Doni Tata adalah pembuka jalan bagi pembalap nasional buat berlaga di MotoGP. Doni Tata debut di MotoGP di kelas 125cc di Sirkuit Sepang pada 2005 silam. Statusnya pun masih pembalap wildcard aja. Doni naik ke kelas 250cc pada 2007. Setahun kemudian dia dapat kesempatan bertanding semusim penuh. Dia berhasil koleksi satu poin waktu finis di posisi ke-15 di GP China. Sempat pindah ajang, Doni akhirnya come back ke MotoGP di kelas Moto2 pada 2013. Lagi-lagi Doni sukses ngamanin satu poin di musim itu sekaligus jadi pembalap Indonesia pertama yang dapat poin di kelas Moto2.

Rafid Topan Sucipto

Setelah Doni Tata, ada Rafid Topan Sucipto. Rafid dapat kesempatan sebagai pembalap wildcard di kelas Moto2 GP Valencia pada 2012. Selang setahun, dia mendapat kepercayaan membalap untuk satu musim penuh. Paling tinggi Rafid pernah finis di posisi ke-20 GP Australia. Setelah lima tahun absen, Rafid balik ngejajal MotoGP di kelas Moto2 di GPMalaysia.

Gerry Salim

Gerry debut di MotoGP pada 2019 dengan status pembalap wildcard. Yang pertama di kelas Moto3 di GP Italia waktu gantiin pembalap lain yang cedera. Kesempatan kedua waktu Gerry gantiin Dimas Ekky Pratama di kelas Moto2 di GP Aragon.

Dimas Ekky Pratama

Debut Dimas di MotoGP terjadi di 2017 sebagai pembalap wildcard. Waktu itu dia tanding di kelas Moto2 di GP Malaysia. Setahun kemudian dia dua kali berlaga di GP Catalunya dan GP Malaysia. Lagi-lagi sebagai pembalap wildcard di kelas yang sama. Baru pada 2019 dia punya kesempatan main semusim penuh di Moto2. Setelah itu, Dimas cuma pernah main sekali di GP Valencia 2021.

Andi Farid Izdihar

Cerita Andi tampil di MotoGP beda dengan yang lain. Andi debut di GP Misano di GP San Marino 2018. Dia adalah pembalap Indonesia pertama yang berhasil main dua musim penuh secara beruntun. Andi tampil di Moto2 pada 2020, lanjut di Moto3 setahun kemudian. Prestasi Andi terbilang lumayan karena berhasil ngumpulin 4 poin di musim 2021 hasil empat kali finis di posisi ke-15. Bisa dibilang Andi adalah pembalap Indonesia tersukses yang pernah berlaga di MotoGP sejauh ini.

Mario Suryo Aji

Mario adalah bakat termuda dari Indonesia. Baru berusia 19 tahun di 2022, Mario udah dipastikan bakal tampil penuh di kelas Moto3 musim ini. Sebelumnya Mario udah ngebuktiin kualitasnya lewat jatah wildcard di GP Emilia Romagna 2021.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

RELATED

EDITOR'S PICK

Home
Categories
Event
About Us
Join Us

What would
you read?

Popular Post

Terima kasih telah mendaftar!

share with the world

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin