Pengertian dan Perbedaan Reksa Dana Terbuka dan Reksa Dana Tertutup

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email

GUEMUDA, Jakarta – Jika menemukan istilah reksa dana terproteksi, maka kita perlu mengenal jenis reksa dana tertutup (close end fund). Reksa dana ini memungkinkan  investor hanya menawarkan dan membeli kembali unit yang ditawarkan di waktu-waktu tertentu sesuai ketentuan yang ditetapkan.

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai reksa dana tertutup, kita sebelumnya telah mengenal beragam jenis reksa dana terbuka (open end). Di antaranya reksa dana pasar uang, reksa dana saham, reksa dana pendapatan tetap, dan reksa dana campuran.

Reksa dana terbuka dapat menawarkan unitnya setiap saat sampai batas maksimum unit yang ditawarkan dan membeli kembali unit investor setiap saat pula.

Dari situ, kita bisa mengetahui, sebagian besar reksa dana yang kita temui merupakan reksa dana terbuka. Di sisi lain, jumlah reksa dana tertutup masih cukup terbatas.

Meski begitu, ada beberapa perbedaan yang perlu kita ketahui dari dua karakteristik reksa dana tersebut.

Proses penjualan saham

Reksa dana terbuka dapat menjual kembali saham unit penyertaannya jika diinginkan sesuai dengan Nilai Aktiva Bersih, dengan harga perdana Rp1.000 untuk per sahamnya.

Sementara pada reksa dana tertutup, pemegang saham tidak dapat menjual kembali sahamnya kepada Manajer Investasi.

Sifat penawaran

Reksa dana terbuka memiliki sifat penawaran umum dimana bisa ditawarkan kepada investor secara terus menerus. Sementara sifat penawaran reksa dana tertutup hanya melalui right issue saja.

Proses pembelian kembali

Pemegang saham di reksa dana terbuka dapat menjualnya kembali kepada perusahaan penerbit reksadana. Sementara untuk reksadana tertutup, proses pembelian kembali dilakukan pemegang saham melalui bonus.

Aliran dana

Reksa dana terbuka memiliki aliran dana yang sifatnya terus menerus. Sementara untuk reksa dana tertutup, aliran dananya tidak ada dan penghitungan Nilai Aktiva Bersih dilakukan seminggu sekali.

Pengaruh transaksi dalam jumlah banyak

Reksa dana tertutup mampu mempengaruhi harga-harga saham karena pembeliannya berdasarkan demand and supply. Sementara reksad ana terbuka tidak mempengaruhi harga saham meskipun transaksinya dalam jumlah banyak.

Keuntungan

Reksa dana terbuka memiliki keuntungan berupa dividen income, capital gain distribution, serta net change NAV. Sementara pada reksa dana tertutup, keuntungan yang diperoleh investor sama seperti pemegang saham. Yakni dividen, saham bonus, serta capital gain.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

RELATED

EDITOR'S PICK

Home
Categories
Event
About Us
Join Us

What would
you read?

Popular Post

Terima kasih telah mendaftar!

share with the world

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin