Pengertian Serta Contoh Bid dan Offer Transaksi Saham

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email

GUEMUDA.COM, Jakarta – Sebagai investor baru di dunia saham, ada beberapa istilah dalam layar perdagangan yang perlu kita pahami. Dua di antaranya adalah bid dan offer.

Jika menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia, bid dan offer berarti penawaran dan menawarkan. Tapi pada kenyataannya, dua istilah ini mengandung makna dalam artian transaksi jual dan beli.

Mengutip Mandiri Sekuritas, istilah bid digunakan ketika kita ingin membeli saham pada harga yang lebih rendah dari yang sedang terbentuk. Kata kunci di sini adalah membeli.

Nah, di beberapa platform online trading, dengan melihat berapa besar jumlah bid artinya kita mengetahui adanya investor yang sedang mengajukan harga saham untuk dibeli. Ada dua angka yang bisa kita lihat yakni angka harga (bid price)dan angka volume (bid volume).

Misalnya saja, kita melirik saham ABCD yang pada saat ini harganya adalah Rp1.000. Pada harga ini, terbentuk bid volume sebesar 200.000.

Untuk mendapatkan saham ABCD itu secara langsung, kita bisa memasang bid pada harga Rp1.010. Transaksi ini akan terjadi karena harga Rp1.010 ada pada kolom offer price.

Namun untuk mendapatkan harga lebih rendah, bisa saja kita memasang bid pada harga di bawah Rp1.000. Dengan catatan, harga Rp1.000 itu sudah berpindah pada kolom offer price.

Dari situ, kini kita masuk pada istilah offer yang berarti menawarkan. Sesuai penjelasan sebelumnya, istilah offer juga terdiri dari dua kolom yakni offer price dan offer volume.

Jika bid untuk membeli saham, maka offer adalah untuk menjual saham. Dalam menjual saham, tentu saja kita tidak mau rugi, sehingga bisa memasang harga di atas yang kita miliki atau yang sedang terbentu saat ini.

Misalnya kita sudah membeli saham ABCD pada harga Rp1.010. Lalu kita ingin menjual pada harga Rp1.100.

Dari contoh itu, saham ABCD milik kita akan terjual saat harga Rp1.100 berada di kolom bid. Artinya, harga yang tertera pada kolom offer harus ada di atas Rp1.100.

Itulah pengertian serta contoh bid dan offer dalam transaksi saham. Perlu diingat juga, penyelesaian transaksi saham akan mengacu pada aturan T+2 (pasar regular), dan T+0 untuk pasar tunai.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

RELATED

EDITOR'S PICK

Home
Categories
Trending
Event
Contact Us

What would
you read?

Popular Post

Terima kasih telah mendaftar!

share with the world

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin