Perlunya Mengukur Valuasi Dalam Menjalankan Usaha

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email

GUEMUDA.COM, Jakarta – Mendirikan usaha tidak selamanya akan menjadi miliki pendiri usaha. Pada waktunya nanti, usaha yang kita bangun bisa jadi miliki banyak pihak.

Kondisi seperti itu akan terjadi saat usaha yang kita jalankan tumbuh berkembang. Sehingga banyak pihak ingin bergabung dengan kita sebagai investor.

Tapi untuk mencapai hal itu, kita harus mulai menghitung valuasi usaha kita. Valuasi di sini artinya nilai perusahaan yang berbasis laporan keuangan dari usaha yang kita jalankan.

Dari sini, valuasi perusahaan bisa dilihat dari sisi aset, arus kas, pendapat, laba, hingga modal. Oleh karena itu, banyak investor yang akan menanamkan modal dengan melihat valuasi usaha kita.

Mengutip ukmindonesia.id, ada beberapa metode dalam melakukan penilaian perusahaan. Secara umum metode penilaian perusahaan dibagi dalam tiga kategori, yaitu Metode Penilaian Ekonomis, Metode Penilaian Pasar, dan Metode Berbasis Aset (Book Value).

Setiap metode mempunyai beberapa model dan teknik penilaian. Model dan teknik penilaian ini sangat dinamis dan terus berkembang dari waktu ke waktu.

Salah satu yang paling umum digunakan adalah discounted cash flow (DCF). DCF dilakukan dengan menghitung nilai sekarang dari arus kas di masa mendatang.

Jika asumsi yang digunakan akurat, DCF akan memberikan hasil valuasi (nilai) yang baik. Kelemahannya, penggunaan metode DCF mengharuskan kita untuk mengestimasikan arus kas di masa mendatang sehingga terdapat potensi kesalahan dalam perhitungannya.

Metode lainnya, seperti dikutip kompas.com, adalah profit multiplier. Metode ini dianggap sebagai salah satu cara paling akurat untuk menggambarkan valuasi sebuah perusahaan lantaran laba perusahaan adalah salah satu indikator utama mengenai kondisi keuangan perusahaan ketimbang pendapatan perusahaan secara keseluruhan.

Oleh karena itu, selalu pantau valuasi usaha kita secara berkala. Selain untuk mendatangkan investasi, adanya valuasi juga mendorong kita untuk terus mencetak profit sehingga bisa mengembangkan usaha.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

RELATED

EDITOR'S PICK

Home
Categories
Event
About Us
Join Us

What would
you read?

Popular Post

Terima kasih telah mendaftar!

share with the world

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin