Punya Saham Gocap, Investor Harus Apa?

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email

GUEMUDA.COM, Jakarta – Punya saham tapi harganya sudah mentok di level Rp50 (gocap)? Keadaan seperti ini bisa saja dialami semua investor di pasar modal.

Level gocap ini menjadi level terendah harga suatu saham. Namun level ini hanya terjadi di pasar regular saja.

Sebagian besar saham gocap sulit kita jual. Hasilnya, dana investasi kita tidak bisa dicairkan.

Lalu, kita harus bagaimana jika mengalami hal sepert ini?

Jual di pasar negosiasi

Cara yang satu ini ampuh jika tidak tahan dengan saham gocap yang kita miliki. Di pasar negosiasi, harga suatu saham bisa sampai Rp1.

Namun catatan di sini, artinya kita harus menjual rugi saham gocap tersebut. Kerugian ini tentu saja bisa sangat besar jika sebelumnya harga saham tersebut kita beli di atas Rp50.

Meski begitu, paling tidak ada dana yang bisa kita putar kembali untuk membeli saham lainnya.

Tunggu sampai naik

Jika ogah rugi, lebih baik tunggu saja saham gocap kita kembali naik. Tapi apakah hal ini mungkin?

Jawabannya ya mungkin saja. Selama kinerja fundamental perusahaan membaik, selalu ada potensi harga sahamnya akan naik.

Yang jelas, tidak ada waktu yang pasti kapan saham gocap yang kita miliki bisa naik lagi.

Order jual secara berkala

Hampir sebagian besar saham gocap masih mencatatkan transaksi setiap harinya. Artinya, selalu ada pembeli yang mengantre.

Oleh karena itu, jika waktu kita cukup banyak maka teruslah memasang jual saham gocap kita. Jika beruntung, bisa saja saham tersebut berhasil kita jual sehingga kita kembali memiliki dana untuk berinvestasi.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

RELATED

EDITOR'S PICK

Home
Categories
Event
About Us
Join Us

What would
you read?

Popular Post

Terima kasih telah mendaftar!

share with the world

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin