Reverse Stock, Pengertian dan Dampaknya Bagi Investor Saham

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email

GUEMUDA.COM, Jakarta – Jika kita sudah mengenal apa itu stock split, maka perlu tahu juga pengertian reverse stock. Dua istilah ini berbanding terbalik, stock split berarti memecah saham, sementara reverse stock menggabungkan saham.

Mengutip sahamok.net, reverse stock merupakan penempatan jumlah lembar saham menjadi jumlah lembar yang lebih sedikit dengan menggunakan nilai nominal yang lebih tinggi per lembar sahamnya secara proporsional. Bisa juga diartikan sebagai penggabungan saham-saham untuk membentuk nilai saham yang lebih proporsional dan berharga.

Sementara menurut Valbury Sekuritas, reverse stock ini kurang disukai di Indonesia. Alasannya, emiten yang memutuskan untuk menjalankan reverse stock biasanya tengah terbelit masalah keuangan.

Investor merasa dirugikan karena jumlah saham yang dimiliki menjadi berkurang, sementara, tidak ada kepastian harga saham akan naik lebih tinggi. Pasalnya, fundamental keuangan emiten tengah kesulitan.

Lalu, sebagai investor harus apa jika saham yang dimilikinya melakukan reverse stock?

Dalam beberapa kasus, aksi reverse stock dilakukan emiten saat harga sahamnya stagnan di level terendah yakni Rp50. Dengan menggunakan rasio seperti stock split, emiten akan menggabungkan beberapa saham menjadi satu.

Misalnya rasio 10:1. Artinya setiap investor yang memiliki 5 saham, setelah reverse stock hanya akan memiliki 1 saham.

Namun di sini, harga saham tersebut juga naik. Seperti contoh di atas, saham yang harganya Rp50 akan menjadi Rp500 setelah reverse stock degan rasio 10:1.

Jika kita mengalami hal ini, maka pilihannya ada dua. Jual atau tahan.

Baik stock split maupu reverse stock tidak menjamin saham tertentu bakal langsung naik. Bahkan, untuk beberapa kasus reverse stock, justru harga sahamnya terus turun.

Untuk itu, selalu pantau aksi korporasi emiten terkait sahamnya. Dengan begitu, kita bisa segera menentukan keputusan investasi ke depan.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

RELATED

EDITOR'S PICK

Home
Categories
Event
About Us
Join Us

What would
you read?

Popular Post

Terima kasih telah mendaftar!

share with the world

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin