Saham untuk Kado Ultah, Warisan Anak Cucu, Hingga Mahar Nikah

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email

GUEMUDA.COM, Jakarta – Jumlah investor di pasar modal baru mencapai 7,48 juta atau hanya sekitar 2,86% dari total penduduk yang mencapai 272 juta. Namun secara perlahan, semakin banyak masyarakat mengenal berbagai instrumen investasi di pasar modal.

Salah satunya saham. Saham yang berarti surat kepemilikan atas sebuah perusahaan dianggap investasi yang menguntungkan, legal, dan mudah dijangkau berbagai kalangan.

Bahkan, di antara tren yang ada, saham mulai digunakan sebagai alternatif untuk kado ulang tahun, mahar nikah, hingga warisan anak cucu.

Seperti yang pernah dilakukan Lugimin. Pria asal Solo itu pernah memberikan kado ulang tahun ratusan lot saham kepada putrinya.

Mengutip Twitter @IDX_BEI, Lugimin beralasan, hadiah saham tersebut dilakukan agar kelak putrinya bisa membiayai kuliah dari hasil investasi di saham. Langkah ini pun mencapat sambutan baik dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menilai langkah Lugimin merupakan salah satu edukasi investasi sejak dini.

Selain sebagai kado ulang tahun, BEI juga menyebutkan, saham dapat diwariskan. Karena berwujud aset, Investasi saham seperti halnya berinvestasi di properti, emas, dan tanah yang dapat diwariskan kepada anak cucu.

Di sini, investor dapat menyampaikan informasi nama ahli waris dalam pembukaan rekening efek melalui perusahaan sekuritas.

Tidak hanya itu saja. Saham bisa juga diberikan ke pasangan sebagai mahar nikah dan bisa menjadi investasi untuk keluarga kedepannya.

Untuk yang satu ini, sudah ada beberapa contohnya. Bahkan, BEI pun memberikan beberapa langkah jika kita ingin menetapkan saham sebagai mahar nikah. Silakan disimak ya.

  1. Buka rekening di perusahaan sekuritas untuk calon istri, isikan saldo atau dana investasi dan belikan sahamnya, lalu print trading confirmation dari sekuritas tersebut;
  2. Calon suami beli sahamnya, pindahkan saham tersebut ke akun investasi calon istri, lalu melalui sekuritasnya kalian print warkat saham tersebut di Biro Administrasi Efek

Nah, itulah beberapa peruntukan saham yang bisa kita lakukan. Jadi, jangan ragu untuk mengajak teman, kerabat, saudara, atau anak untuk mengenal investasi saham.

Yang pasti, kita juga perlu sampaikan bahwa investasi saham tidak instan. Perlu ada proses di dalamnya dan tentunya ada risiko juga yang harus kita hadapi.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

RELATED

EDITOR'S PICK

Home
Categories
Event
About Us
Join Us

What would
you read?

Popular Post

Terima kasih telah mendaftar!

share with the world

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin