Suku Bajo, Penguasa Maritim

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email

Suku Bajo

  • Sebutan lainnya Sama atau Samal. Kerap juga disebut “Orang Laut”, “Sama Bajau” atau “Gipsi Laut”
  • Agama yang mereka anut umum disebut Islam Bajo.
  • Robert Blust, ahli linguistik dari University of Hawaii, “Orang Bajo yang berasal dari Bariro mulai melaut pada tahun 800 Masehi.”

Sejarah

  • Orang Bajo melaksanakan tugas sebagai pendukung perdagangan hingga akhir masa Sriwijaya.
  • Tinggal lebih lama di wilayah Sulu, Filipina, kembali menjelajah sekitar tahun 1.400 Masehi.
  • Setelah agama Islam menyebar pada abad 15, Orang Bajo bermigrasi ke selatan, menyebar lagi hingga wilayah Kalimantan dan Sulawesi.
  • Suku Bajo ini diartikan sebagai perompak atau bajak laut. Menurut sebuah cerita yang berkembang di kalangan antropolog, para perompak di zaman dulu diyakini berasal dari suku ini.

Suku Bajo Kini

  • Kini mereka bermukim di Desa Mola, Pulau Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Tercatat sebanyak 16 ribu warga Suku Bajo bermukim. Pulau Papan, Taman Nasional Togean, banyak dihuni Suku Bajo.
  • Mayoritas rumah yang ada di Pulau Papan ini dibangun di atas air dan menjadi hunian bagi para anggota suku Bajo.
  • Warga suku Bajo menyebut dirinya sebagai Suku Same, dan menyebut warga di luar sukunya sebagai Suku Bagai

Keunikan

  • Suku Bajo juga menjadikan kapal atau sampan sebagai tempat hidup, alat transportasi dan mencari ikan. Kehidupan mereka banyak dihabiskan di laut.
  • Kerajinan kain tradisional menjadi salah satu kegiatan yang tidak dapat terpisahkan dari kehidupan masyarakat suku ini.
  • Memiliki ritual adat kelahiran, pernikahan, pengobatan, bersih desa/laut, sesajian hingga kematian.
  • Anak-anak Suku Bajo suka berburu hewan laut di sela karang dengan cara menyelam tanpa alat bantu hingga 30 menit.
  • Anak yang baru lahir akan langsung dicelupkan ke dalam air laut. Peraturan ini justru tidak berlaku untuk bayi-bayi Suku Bajo yang lahir di daratan.
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

RELATED

EDITOR'S PICK

Home
Categories
Event
About Us
Join Us

What would
you read?

Popular Post

Terima kasih telah mendaftar!

share with the world

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin