Tip Menghindari Kejahatan Siber Saat Transaksi Perbankan

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email

GUEMUDA.COM, Jakarta – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) merilis jumlah serangan siber sepanjang Januari sampai September 2021 mencapai lebih dari 927 juta. Dari angka itu sektor keuangan adalah sektor kedua tertinggi yang mengalami serangan siber setelah sektor pemerintahan.

Industri keuangan merupakan sektor yang paling sering terkena serangan siber sejalan dengan masifnya transformasi digital sektor perbankan. Sepanjang tahun lalu, insiden siber di sektor tersebut adalah serangan dalam bentuk malware, phising, pencurian data, DDOS, skimming dan lainnya.

Serangan siber ke industri keuangan banyak dialami perbankan. Hal ini sejalan dengan strategi perbankan untuk mendigitalisasi semua layanannya, banyak penjahat yang juga mengincar sektor ini.

Di sisi lain, perbankan menjadi sektor yang paling cepat menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi informasi. Hal itu juga menjadi pemicu peningkatan tindak pidana siber terkait perbankan.

Untuk itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah mewanti-wanti masyarakat agar terhindar dari kejahatan siber, khususnya saat melakukan transaksi perbankan. Apa saja?

  1. Cek secara berkala rekening, termasuk saldo kita
  2. Cara lainnya adalah dengan mengaktifkan fitur notifikasi baik melalui sms, internet, atau pun mobile banking
  3. Hindari tawaran untuk menandatangani formulir atau slip kosong
  4. Jaga keamanan data pribadi. Jangan sampai memberikan kode OTP, PIN, username, dan password ke siapa pun
  5. Ganti password secara berkala
  6. Jika menemukan transaksi mencurigakan, segera lapor ke bank terkait atau bisa menghubungi OJK 157
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

RELATED

EDITOR'S PICK

Home
Categories
Event
About Us
Join Us

What would
you read?

Popular Post

Terima kasih telah mendaftar!

share with the world

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin