Wisata Berburu, Cara Lain Jaga Keseimbangan Alam

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email

GUEMUDA.COM, Jakarta – Berwisata itu ga hanya soal bermain dan menikmati keindahan, bisa juga kamu sambil belajar bermacam hal yang ngebantu alam. Salah satu kegiatan wisata itu adalah berburu. Di Indonesia, wisata berburu belum jadi pilihan buat banyak orang. Wisata ini masih belum banyak yang mengaplikasikannya karena ada proses pembelajaran serta analisa yang benar agar bisa menekan populasi yang bisa mengakibatkan hama pada perkebunan.

Dalam peraturan, hewan yang boleh diburu adalah hewan yang ga produktif karena sudah tua dan berjenis kelamin jantan. Sementara hewan betina ga boleh diburu sama sekali. Setiap pemburu juga wajib mengenal dan memahami sifat-sifat dan gerakan alam atau ekologi serta mampu menjaga keseimbangan alam. Jadi ga bisa hewan itu asal diburu dan tanpa tujuan konservasi alam.

Ada beberapa hewan yang umum jadi buruan, tapi salah satu yang paling terkenal adalah antara babi. Semakin tinggi populasi hewan tersebut, makin besar kemungkinan mereka menyebabkan hama yang mengganggu keseimnbangan ekosistem. Wisata berburu bisa jadi pilihan untuk menekan laju hama berkembang biak.

Adapun beberapa kriteria hewan yang bisa diburu adalah hewan yang menyebabkan hama dan statusnya udah overpopulasi. Seperti contoh di atas hewan yang bisa menyebabkan hama adalah babi. Kecepatan reproduksi dan daya jelajah babi yang sangat luas bikin mereka sering dianggap sebagai pengganggu, terutama untuk wilayah perkebunan.

Ketika populasi suatu hewan udah kelewat banyak melebihi kapasitas area maka hewan tersebut sudah memenuhi syarat hewan buruan. Tapi inget, catatannya hewan yang bisa diburu itu harus yang sudah tua dan berjenis kelamin jantan. Nah makanya penting buat kamu yang mau coba olahraga berburu didampingi orang yang berpengalaman biar syarat-syarat kayak gitu ga kelewat sama kamu.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

RELATED

EDITOR'S PICK

Home
Categories
Event
About Us
Join Us

What would
you read?

Popular Post

Terima kasih telah mendaftar!

share with the world

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin