Yuk Kenali Dua Lembaga Perlindungan Investor di Pasar Modal

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email

GUEMUDA.COM, Jakarta – Selain adanya berbagai regulasi, investasi di pasar modal juga mendapat perlindungan. Setidaknya ada dua lembaga yang menaungi perlindungan para investor.

Dua lembaga tersebut adalah Indonesia Securities Investor Protection Fund (SIPF) dan Badan Arbitrase Pasar Modal Indonesia (BAPMI).

Mengutip website Bursa Efek Indonesia (BEI), Indonesia SIPF adalah perusahaan yang menyelenggarakan program Dana Perlindungan Pemodal, dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sementara BAPMI adalah badan penyelesaian sengketa perdata dibidang pasar modal melalui mekanisme penyelesaian sengketa di luar pengadilan.

BAPMI juga merupakan Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan.

Lalu, apa sih pentingnya dua lembaga ini bagi para investor di pasar modal?

Sejak 1 Januari 2016, Indonesia SIPF melalui program Dana Perlindungan Pemodal akan memberikan ganti rugi kepada pemodal yang merupakan nasabah Perantara Pedagang Efek (PPE) yang mengadministrasikan rekening Eeek nasabah dan anggota bursa efek BEI dan yang merupakan nasabah Bank Kustodian.

Terhadap aset pemodal, Dana Perlindungan Pemodal memberikan ganti rugi kepada pemodal yang merupakan nasabah Bank Kustodian. Pemberian ganti rugi pada aset pemodal berupa dana yang mendapat perlindungan Dana Perlindungan Pemodal adalah Dana yang dititipkan pada Kustodian yang dibukakan Rekening Dana Nasabah pada Bank atas nama masing-masing Pemodal.

Adapun BAPMI hadir karena keinginan pelaku pasar modal Indonesia untuk memiliki sendiri lembaga penyelesaian sengketa di luar pengadilan khusus di bidang pasar modal yang ditangani oleh orang-orang yang memahami pasar modal, dengan proses yang cepat dan murah, hasil yang final dan mengikat serta memenuhi rasa keadilan.

Dengan adanya dua lembaga ini, investasi di pasar modal pun semakin aman dan nyaman. Meski begitu, kita harus ingat bahwa setiap investasi memiliki risikonya masing-masing.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

RELATED

EDITOR'S PICK

Home
Categories
Trending
Event
Contact Us

What would
you read?

Popular Post

Terima kasih telah mendaftar!

share with the world

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin